0

6 Gerakan Pertahanan Diri Praktis Wajib Bagi Wanita

Kaum wanita sering menjadi korban tindakan kekerasan. Hal ini karena para pelaku beranggapan korban yang paling mudah untuk diatasi adalah wanita. Setiap tahunnya juga kasus tindak kekerasan terhadap perempuan terus menerus meningkat. Hal ini sungguh harus menjadi sebuah perhatian khusus bagi pemerintah agar kriminalitas dan tindak kekerasan yang ditujuakn pada kaum wanita dapat berkurang.

Tidak cukup sampai disitu saja, guna mengurangi tindakan semena-mena itu pula, ada baiknya kaum hawa membekali diri mereka dengan mempelajari teknik beladiri dasar untuk mempertahankan diri.

Salah satunya yang dibuat oleh Victor Lyalko, seorang ahli bela diri. Dalam bukunya ia menggambarkan metode pembelaan diri paling efektif untuk membantu perempuan saat terjadi tindakan yang tidak diinginkan.

Berikut enam teknik yang bisa langsung dipraktikan seorang perempuan saat membela diri.

1. Gerakan paling efektif

Gerakan yang efektif untuk melemahkan lawah adalah meraih pergelangan tangannya. Ambil jari kelingking dan jari manisnya dengan satu tangan kemudian jari tengan dan jari telunjuk dengan tangan lain, kemudian tekuk pergelangannya.

Jika Anda sulit meraih pergelangan tangannya, pukul titik lemahnya seperti tenggorokan. Cara lainnya adalah remas selangkangannya. Dua cara ini paling efektif untuk melemahkan lawan, karena ia akan membutuhkan waktu lama untuk memulihkan kondisinya.

2. Jika ditangkap dari arah depan

Kalau hal ini terjadi, Anda bisa gerangan tangan ke depan dan buat kepalan tangan di depan panggul. Ini akan menciptakan ruang yang cukup antara Anda dengan penyerang.

Setelah itu, pukul hidup penyerang dengan dahi Anda. Gerakan ini akan membuat ia menjauh dari Anda. Kemudian tendang selangkangannya dengan lutut.

Kalau masih ada ruang antara Anda dengan penyerang, Anda bisa melindungi diri dengan telapak tangan. Caranya luruskan lengan kiri Anda dan tekan dagu dan hidungnya dengan lengan kanan Anda. Kemudian tentang dia di pangkal paha.

3. Jika tangan Anda digenggam oleh penyerang

Ada cara yang mudah untuk melepaskan tangan Anda. Anda hanya perlu mengingat “aturan praktis” yakni putar lengan Anda ke sisi jempol penyerang. Setelah itu tarik lengan dengan sekuat tenaga.

4. Jika Anda ditangkap dari belakang

Biasanya penyerang sering datang dari belakang karena cara ini adalah cara termudah untuk menahan lengan Anda sebagai korban.

Cara yang cepat untuk membebaskan diri adalah pukul penyerang dengan bagian belakang kepala Anda. Tidak apa-apa jika tidak kena karena ini hanya agar posisi kaki penyerang berubah.

Setelah itu bungkukan tubuh Anda dan raih kakinya, berdiri sambil menariknya. Sekarang penyerang akan kehilangan keseimbangan dan Anda bisa menjatuhkan lawan meskipun lawannya bertubuh besar.

5. Jika Penyerang mendekati Anda dari samping

Kalau hal tersebut terjadi sebuah pukulan siku adalah gerakan yang paling efektif dan paling berbahaya dalam semua jenis beladiri.

Pukul pelipis, rahang atau hidung dengan gerakan menyamping. Setelah itu penyerang dipastikan mundur beberapa langkah. Kemudian tinju dia di perut atau dadanya. Pukulan siku sangatlah kuat sehingga bisa melumpuhkan lawan.

6. Jika Anda didorong di dinding

Sering kali penyerang akan menyudutkan korban dan mendorongkan ke dinding. Situasi ini sangat rentan dan paling berbahaya.

Jika kedua tangan penyerang terangkat, luruskan telapak tangan Anda dan tekan dia di ketiak. Jika lengan Anda di bawah, Anda bisa memanfaatkannya dengan memukul lawan di dada, leher atau rahangnya.

Tapi gerakan yang cukup efektif dari semuanya adalah pukulan dengan kepala Anda. Jongkok sedikit, lalu lompat dan arahkan ke rahannya, pukul dengan dahi Anda.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *